Anda memerlukan Adobe Flash Player yang dapat Anda download di sini.

Home | Renungan | Kesaksian | Sentuhan Kasih | Video Streaming | Audio Streaming
Profil | Cabang | Kontak | Konseling | Sekolah Minggu
Halaman Utama > Renungan > Berjumpa Dengan YESU...
Berjumpa Dengan YESUS
Pdt. Handoyo Santoso, D.Min. | Keb. III Minggu, 28 Desember 2008
Disadur oleh Yuyu | Tanggal Terbit : Minggu, 20/12/09

Tidak semua orang yang mencari YESUS dapat berjumpa dengan DIA. Apa rahasianya agar kita dapat berjumpa dengan DIA dan menikmati segala berkat yang disediakan-NYA?

MATIUS 2 : 1 - 2
1Sesudah YESUS dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem 2 dan bertanya-tanya: "Di manakah DIA, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-NYA di Timur dan kami datang untuk menyembah DIA."

Orang-orang majus yang mencari YESUS yang baru lahir itu bukanlah penduduk Yerusalem, gambaran orang yang belum mengenal YESUS, namun justru mendapat undangan dari TUHAN. Bentuk undangan tersebut sangat istimewa, berupa bintang yang menunjukkan arah kepada YESUS. Penduduk Yerusalem tidak ada yang mendapat undangan seperti orang-orang majus yang datang dari jauh tersebut. Mengapa seolah-olah ALLAH pilih kasih? Tidak. ALLAH tidak pilih kasih. Dapat bertemu dengan YESUS atau tidak, semua itu tergantung motivasi tiap orang dalam mencari TUHAN.

Motivasi yang benar merupakan hal penting dalam beribadah. Kita perlu menanamkan pengertian di dalam diri kita bahwa YESUS adalah Raja, bukan teman atau pelayan yang dapat kita suruh semau kita. Jemaat yang saat ibadah berani berbicara melalui ponselnya merupakan contoh orang yang tidak menghormati YESUS sebagai Raja. Untuk apa orang Kristen ke gereja jika hanya sibuk bertelpon ria, membaca dan mengirim SMS? Lebih baik dia di luar gereja sehingga dia sendiri tidak terganggu dan tidak mengganggu jemaat lain yang sedang beribadah.

Beberapa waktu lalu saya menangani suami-istri yang datang untuk konseling. Karena masalahnya serius, mereka bercerita sambil menangis. Namun di tengah-tengah suasana serius tersebut, salah satu ponsel mereka berdering dan ia menjawab telpon tersebut. Saya merasa tidak dihargai dan mengatakan bahwa lebih baik saya melayani jemaat lain yang sedang menunggu di giliran konseling dan tidak menunggunya selesai menjawab telpon.

MATIUS 2 : 3
3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.

Herodes terkejut, namun lebih tepatnya terganggu (terjemahan NIV: disturbed) mendengar lahirnya Sang Raja di atas segala raja itu. Merasa terganggu karena memandang YESUS sebagai rivalnya, takut orang-orang yang tadinya menyembahnya akan beralih menyembah YESUS. Hal itu membuat Herodes berusaha mencari YESUS. Namun segigih apa pun upayanya, dia tak mampu berjumpa dengan YESUS. Seberapa pun besarnya pengaruh dan kekayaan seseorang, tak dapat menggunakan uangnya atau pengaruhnya untuk dapat bertemu YESUS jika ia memiliki motivasi yang salah dalam ibadah.

1 TIMOTIUS 6 : 16 - 17
16 DIA-lah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat DIA dan memang manusia tidak dapat melihat DIA. Bagi-NYA lah hormat dan kuasa yang kekal! Amin. 17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada ALLAH yang dalam kekayaan-NYA memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.

Secara umum manusia tidak dapat berjumpa dengan YESUS. Namun jika kita tahu syaratnya, kita akan dapat bertemu dengan DIA. Syaratnya mudah: akuilah dan sembahlah DIA, sang Raja, maka kita akan dapat berkomunikasi dengan DIA dan menerima berkat dan jawaban atas semua pertanyaan di dalam hidup kita ini. Datanglah kepada DIA dengan kerendahan hati dan tidak mengandalkan uang, pengaruh, kemampuan kita. TUHAN dapat menjungkirbalikkan semuanya itu, dan dalam sekejap mata kita kehilangan semuanya. Sebaliknya, jika kita mengandalkan ALLAH, maka DIA akan memberikan segala kekayaan Sorgawi yang melebih semua kekayaan duniawi untuk kita nikmati.

MATIUS 2 : 4 – 5
4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana MESIAS akan dilahirkan. 5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi.

Perasaan terganggu dengan kelahiran YESUS membuat Herodes mengumpulkan semua imam kepala dan ahli Taurat yang dianggapnya tahu tentang hal tersebut. Karena kekuasaannya, undangan Herodes diresponi dengan datangnya semua imam kepala dan ahli Taurat. Sebenarnya Herodes tahu, Raja yang baru lahir itu adalah MESIAS, terbukti dari pertanyaannya, “Di mana MESIAS dilahirkan?” Kendati tahu, Herodes tak ingin menyembah YESUS; tujuannya mencari YESUS adalah untuk membunuh DIA.

Meski paham nubuatan nabi Mikha bahwa MESIAS lahir di Betlehem, para pakar Taurat dan para imam juga tidak tergerak menuju ke Betlehem untuk menyembah YESUS. Mereka ini cuma tahu Firman secara teori, namun tidak mengasihi YESUS. Karena itu, baik Herodes maupun imam dan ahli Taurat tidak menerima undangan kelahiran YESUS.

YOHANES 5 : 39 - 42
39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-NYA kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang AKU, 40 namun kamu tidak mau datang kepada-KU untuk memperoleh hidup itu. 41 AKU tidak memerlukan hormat dari manusia. 42 Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan ALLAH.

TUHAN YESUS menegur ahli Taurat yang menyelidiki kitab suci namun tidak datang mencari YESUS. Firman itu adalah YESUS sendiri. Tanpa datang kepada YESUS, mereka tidak menerima hidup kekal. Kendati ada di Yerusalem, mereka tidak mau mencari YESUS. Sikap mereka ini sangat bertolak belakang dengan orang-orang majus yang datang dari jauh untuk mencari YESUS dengan ketulusan hati. TUHAN YESUS tidak membutuhkan penghormatan kita, tapi jika kita tak menghormati DIA, kita tak akan berjumpa DIA dan menikmati berkat-NYA. Salah satu kunci lainnya untuk dapat bertemu YESUS: kasihilah DIA. Inilah yang tidak dimiliki para ahli Taurat itu.

MATIUS 2 : 7 - 8
7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. 8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai ANAK itu dan segera sesudah kamu menemukan DIA, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah DIA."

Dengan kesombongannya, Herodes (yang memang tidak memiliki motivasi yang benar dalam mencari YESUS) tidak mau pergi bersama para majus ke Betlehem. Seandainya dia memiliki kerendahan dan ketulusan hati untuk menyembah YESUS, dia akan menerima berkat dan tahtanya akan dikokohkan ALLAH.

MATIUS 2 : 14 - 15
14 Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya ANAK itu serta ibu-NYA malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, 15 dan tinggal di sana hingga Herodes mati...

Saat Herodes memerintahkan untuk membunuh anak-anak di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah dengan tujuan membunuh YESUS, saat itulah YESUS bersama Yusuf dan Maria diberitahu ALLAH untuk pindah ke Mesir. Mereka tinggal di sana sampai Herodes mati. Pedang Herodes tak mampu menyentuh YESUS.

MATIUS 2 : 9 - 11
9Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana ANAK itu berada. 10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. 11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat ANAK itu bersama Maria, ibu-NYA, lalu sujud menyembah DIA...

Sewaktu para majus keluar dari istana Herodes, mereka langsung melihat bintang itu. Apakah ahli Taurat dan Herodes juga melihat bintang itu? Normalnya, bintang di langit dapat dilihat semua orang pada saat yang bersamaan. Namun YESUS hanya memberikan tanda kepada orang yang mau mencari DIA dengan tulus dan rendah hati. Hanya para majus yang dapat melihat bintang yang menjadi tanda dari ALLAH itu.

ALLAH hanya memberikan sebuah tanda yang jelas, bukan banyak tanda yang membingungkan. Kalau motivasi kita benar dalam mencari YESUS, kita diberi tanda oleh ALLAH sehingga tahu tindakan apa yang harus kita ambil dan kapan harus melangkah.

Bintang itu menuntun para majus ke rumah di mana YESUS berada. Kita akan dituntun ALLAH ke tempat di mana YESUS ada, yaitu Sorga di mana tidak ada kesusahan, penyakit dan kesulitan apa pun. Itu semua kita alami jika kita mencari YESUS dengan ketulusan hati. Amin.