Anda memerlukan Adobe Flash Player yang dapat Anda download di sini.

Home | Renungan | Kesaksian | Sentuhan Kasih | Video Streaming | Audio Streaming
Profil | Cabang | Kontak | Konseling | Sekolah Minggu
Halaman Utama > Renungan > Karunia Hikmat
Karunia Hikmat
Pdt. Dr. Benny Santoso | Kebaktian Doa 10 Hari Jumat, 17 Mei 2002
Disadur oleh Hardi Suryadi | Tanggal Terbit : Minggu, 05/10/03

1 KORINTUS 12:8
8 Sebab kepada yang seorang ROH memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain ROH yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

Karunia hikmat merupakan karunia pertama yang diberikan TUHAN kepada kita. Dengan demikian karunia hikmat merupakan karunia yang utama. Seperti buah ROH: urutan yang pertama dari buah ROH adalah kasih, sehingga kasih merupakan yang utama dari buah-buah ROH yang lain. Ini berarti jika kita sudah memiliki kasih, maka buah-buah ROH yang lainnya akan dianugerahkan kepada kita. Demikian juga halnya jika kita memiliki hikmat sebagai karunia yang utama. Jika kita berusaha untuk mempertahankan hikmat untuk selalu memimpin hidup kita, maka TUHAN akan berkenan memberkati dengan karunia-karunia yang lain sesuai dengan kehendak-NYA.

AMSAL 3:19
19 Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-NYA langit,

Bukankah TUHAN telah meletakkan dasar bumi ini dengan hikmat-NYA sehingga berkat-berkat lain menyusul untuk diturunkan ke bumi ini? Karena bumi ini diciptakan dengan hikmat TUHAN, maka dalam hikmat TUHAN pula kita seharusnya meletakkan dasar bagi kehidupan kita sebagai anak ALLAH. Karena itu kita harus mengerti bahwa hanya dengan hikmat TUHAN saja manusia akan mendapatkan kebahagiaan sejati. Dan sebagai anak-anak ALLAH, kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh supaya ALLAH berkenan memberikan karunia hikmat kepada kita. Dengan hikmat TUHAN, kita akan dimampukan untuk mengatasi segala perkara, sehingga kita juga akan memperoleh keberhasilan dalam hidup ini. Tetapi tanpa hikmat TUHAN, kehidupan manusia tidak akan terkendali, berantakan, kehilangan kebahagiaan sejati dan akhirnya akan masuk dalam kehancuran dan kebinasaan.

AMSAL 2:10-12
10 Karena hikmat akan masuk ke dalam hatimu dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu; 11 kebijaksanaan akan memelihara engkau, kepandaian akan menjaga engkau 12 supaya engkau terlepas dari jalan yang jahat, dari orang yang mengucapkan tipu muslihat,

Hanya dengan hikmat dari TUHAN hidup kita akan diatur dan ditata sesuai dengan kehendak-NYA. Jika kita berusaha untuk hidup sejalan dengan kehendak-NYA, tentu saja kita akan berhasil dan menjalani hidup yang indah. Bahkan kita juga akan terhindar dari segala rencana kejahatan yang dirancang oleh orang lain. Mengapa demikian? Karena ALLAH sudah mengetahui segala hal yang akan terjadi dan setaip hati manusia, sehingga DIA juga berkuasa untuk menghindarkan anak-anak-NYA dari segala rancangan kejahatan dan tipu muslihat.

Siapakah sebenarnya yang dimaksud dengan Hikmat ALLAH ini? Apakah setiap orang dapat memiliki Hikmat ALLAH? Sesungguhnya yang dimaksud dengan Hikmat ALLAH itu adalah TUHAN YESUS KRISTUS sendiri. Semua manusia memang diberi kesempatan untuk dapat memperoleh Hikmat ALLAH. Caranya dengan mengenal dan mengerti Firman ALLAH. Jelas sekali bahwa Firman ALLAH adalah faktor utama bagi kehidupan orang Kristen. Bagaimana seseorang dapat menyebut dirinya Kristen tetapi tidak mengenal KRISTUS? Oleh sebab itu pengertian akan Firman ALLAH harus dimiliki setiap orang Kristen yang sejati. Karena hanya dari Firman itulah kita mengenal siapa TUHAN YESUS KRISTUS yang sebenarnya, mengerti mengapa DIA harus mati, mengapa ROH KUDUS harus kita miliki, dan mengapa kita harus hidup dalam Hikmat ALLAH.

Tanpa memiliki hikmat ALLAH, tidak mungkin kita mampu menjalani hidup yang sesuai dengan rencana dan kehendak-NYA. Dengan kata lain, kita tidak akan mungkin menyenangkan hati TUHAN jika kita tidak memiliki hikmat dari pada-NYA. Mengapa? Karena hanya hikmat TUHAN saja yang membawa kita dalam kehidupan yang berkenan bagi-NYA. Yaitu hikmat memampukan kita mengetahui dan membedakan perkara yang benar dan tidak benar di mata TUHAN. Dengan demikian kita akan mengerti bahwa dalam menjalani hidup di dunia ini, kita semua harus bertanggung jawab atas setiap perbuatan kita. Apakah kita melakukan hal yang benar atau tidak di mata ALLAH. Dengan dasar pengertian ini, setiap anak TUHAN pasti akan mengerti bahwa hidupnya bukanlah untuk keinginan dan kesenangan dirinya, tetapi mengutamakan bagaimana menyenangkan TUHAN dalam setiap langkah hidupnya. Jika kita mampu mempertahankan hidup yang demikian, maka kita akan diubahkan untuk menjadi seperti KRISTUS.

AMSAL 3:17-18
17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. 18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

Dunia yang sudah dikuasai oleh dosa ini tidak mungkin dapat memberikan kebahagiaan yang sejati. Tetapi dengan hikmat-NYA, ALLAH memberikan kebahagiaan dan damai sejahtera yang sejati bagi setiap orang yang beriman kepada-NYA. Lalu apa yang harus kita lakukan setiap anak ALLAH yang masih hidup di dunia? Memang kehidupan manusia dikelilingi oleh kejahatan, ketakutan, peperangan dan kebencian. Tetapi masih selalu ada pengharapan bagi kita untuk hidup dalam kebahagiaan dan damai sejahtera. Yaitu jika kita memiliki hikmat TUHAN yang berkuasa untuk menjauhkan dan meluputkan kita dari segala rencana kejahatan dan malapetaka. Bahkan sekalipun kita dalam kesesakan dan ancaman, ALLAH tetap berkuasa untuk menurunkan damai sejahtera dalam diri kita. Maka apapun yang kita hadapi, kebahagiaan yang sesungguhnya dari ALLAH tetap akan kita rasakan dan alami. Tetapi dengan satu syarat, bahwa kita berani untuk menjaga hidup yang lurus dan benar di hadapan TUHAN.

Apa sebenarnya yang menjadi impian setiap manusia? Memperoleh kebahagiaan dalam hidup mereka. Tetapi seringkali kita tidak dapat menemukannya. Mengapa demikian? Karena kita tidak mengerti dari mana mereka mendapatkan kebahagiaan sejati yang kita dambakan. Padahal sebagai anak-anak ALLAH, seharusnya kita mengerti bahwa sumber dari kebahagiaan yang menjadi impian setiap manusia hanya datang dari TUHAN YESUS. Oleh karena itu, mutlak bagi orang Kristen untuk dapat menemukan TUHAN YESUS. Bagaimana caranya? Tidak ada jalan lain kecuali melalui pengertian akan Firman ALLAH. Tetapi menemukan Firman tidak dapat hanya dengan mendengar atau membaca saja. Tetapi kita harus dengan sungguh-sungguh merenungkan dan mengerti kebenarannya sehingga kita dapat dengan taat melakukan Firman yang sudah kita terima dalam langkah kehidupan kita. Akan sia-sia kita setiap hari mendengar dan membaca Firman TUHAN tetapi tidak memiliki hati yang taat untuk melakukannya dalam hidup kita.

AMSAL 4:7
7 Permulaan hikmat ialah: perolehlah hikmat dan dengan segala yang kauperoleh perolehlah pengertian.

Seperti sudah dijelaskan bahwa hikmat adalah karunia yang utama dan terpenting, tetapi kita juga perlu memiliki pengertian. Sebab sekalipun kita memiliki hikmat, jika tidak memiliki pengertian maka kita tidak akan mengerti kegunaan hikmat. Misalnya kita mendengar hikmat dari perkataan Firman TUHAN YESUS, tetapi kita tidak mengerti arti sesungguhnya dari hikmat yang sudah kita terima itu. Maka apa yang kita terima dari TUHAN tidak akan memiliki arti. Akibatnya, kehidupan kita tidak berbeda dengan kehidupan orang-orang duniawi. Tetapi jika mempunyai hikmat yang kita terima dengan pengertian, maka kita akan memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan yang luar biasa. Itulah ciri-ciri orang yang berhikmat. Ciri lain ditandai dengan sikap orang itu yang tetap rendah hati dan tidak merasa dirinya lebih hebat dari orang lain. Karena orang yang benar-benar menerima hikmat dari TUHAN, pasti akan selalu merasakan bahwa segala sesuatu yang dimilikinya adalah dari ALLAH. Sehingga tidak ada alasan bagi dia untuk memegahkan diri di hadapan orang lain, karena dengan kekuatannya sendiri ia tidak akan mampu memiliki hikmat. Karena itu, hikmat dikatakan sebagai karunia dari ALLAH.

AMSAL 3:23-26
23 Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman, dan kakimu tidak akan terantuk. 24 Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak. 25 Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. 26 Karena TUHANlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.

Ayat ini memiliki dua pengertian. Pertama, dengan memelihara hikmat TUHAN dalam hati, pada saat menjalani hidup di dalam dunia ini kita akan selalu ada dalam naungan TUHAN. Kita akan selalu menemukan damai sejahtera, sebab TUHAN adalah tempat berlindung dan bersandar. Kedua, pada saat kedatangan TUHAN YESUS yang kedua, akan banyak orang yang terkejut dan takut oleh bencana besar yang melanda dunia. Tetapi anak-anak TUHAN yang sudah dibekali dengan hikmat akan tetap tenang karena ALLAH sudah menjanjikan keselamatan yang kekal.

Dengan memiliki hikmat ALLAH, kita akan selalu aman dalam perlindungan TUHAN. Baik selama kita menjalani hidup di dunia ini, atau pada saat datangnya masa kesudahan bumi. Di mana-mana terjadi kejahatan, peperangan, penyakit dan bencana saat ini. Tetapi setiap orang berhikmat tidak akan gelisah menghadapi hal ini, karena setiap orang akan selalu merasakan aman dan damai sejahtera yang sejati bila dia menerima perlindungan dari TUHAN.

TUHAN selalu ada di samping kita; dengan hikmat-NYA, IA selalu menyertai kita sehingga persoalan sebesar apapun yang harus kita hadapi dalam hidup, akan dapat kita atasi dengan baik. Seperti pengalaman Daud ketika ia jatuh ke dalam dosa perzinahan. Ia berusaha melindungi dirinya dengan hikmat manusia (pikirannya sendiri), yaitu dengan membunuh suami Betsyeba. Sekalipun Daud berhasil membunuh Uria, suami Betsyeba, persoalannya tidaklah selesai. Daud tidak pernah merasa aman oleh kejahatan yang sudah ditutupinya dengan rapat. Justru TUHAN yang membuka seluruh kejahatan Daud melalui nabi Natan. Hanya oleh hikmat TUHAN, Daud yang adalah seorang raja, bersedia tunduk di hadapan ALLAH untuk mengakui dosanya. Oleh hikmat itulah, akhirnya Daud memperolah kesempatan untuk menerima pengampunan ALLAH setelah mengakui dosanya.

Kita belajar satu hal yang sangat indah dari Firman ini, yaitu pada saat kita masih mengandalkan pikiran dan nalar manusia, TUHAN ALLAH tidak akan ikut campur dalam perkaran yang sedang kita hadapi. Tetapi TUHAN akan segera campur tangan dan menolong kita pada saat kita bersedia mengakui dosa dan merendahkan diri di hadapan TUHAN. Dengan demikian hidup kita akan kembali sejalan dengan kebenaran ALLAH.

AMSAL 14:6-7
6 Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh. 7 Jauhilah orang bebal, karena pengetahuan tidak kaudapati dari bibirnya.

Inilah peringatan yang sangat keras dari TUHAN, bahwa pencemooh atau orang yang memandang rendah Firman-NYA tidak akan pernah mendapatkan hikmat yang sangat penting bagi hidup manusia. Usaha apapun yang mereka lakukan untuk mendapat hikmat TUHAN akan sia-sia. Dan sebagai anak-anak ALLAH, kita harus berhati-hati dalam bergaul. Waspadalah dengan orang bebal yang tidak mau menerima Firman TUHAN. Karena perkataan-perkataan mereka adalah hal sia-sia yang tidak akan menambah pengetahuan kita, terutama pengetahuan tentang kebenaran Firman ALLAH. Orang bebal tidak akan mengerti bahwa segala sesuatu ada di muka bumi ini karena kuasa ALLAH. Jika dasar yang sangat penting ini sudah tidak dimiliki orang bebal, terlebih hal-hal lainnya. Maka tidak heran jika dikatakan bahwa hidup orang bebal adalah sia-sia. Karena pada akhirnya pasti mereka akan menuju ke dalam kematian kekal.

Hendaklah kita memiliki kerendahan hati di dalam mencari dan menerima kebenaran Firman ALLAH. Dengan demikian kita akan dapat menerima Firman ALLAH dengan hikmat dan pengetahuan yang dari TUHAN. Kita akan mendapat tuntunan dari TUHAN untuk membedakan manakah ajaran yang benar yaitu Firman yang murni dan ajaran yang bukan berasal dari TUHAN. Orang yang memiliki hikmat TUHAN akan dibukakan mata hatinya untuk mengerti hal-hal yang sebelumnya tidak dapat dimengerti. Dengan memiliki hikmat dan pengertian dari ALLAH, kita akan dimampukan untuk semakin mengenal ALLAH dan rencana-NYA bagi kehidupan kita. Jika kita sudah mengerti dan berusaha untuk hidup dalam rencana-NYA, pastilah kita akan berhasil dalam hidup ini. Amin.