Anda memerlukan Adobe Flash Player yang dapat Anda download di sini.

Home | Renungan | Kesaksian | Sentuhan Kasih | Video Streaming | Audio Streaming
Profil | Cabang | Kontak | Konseling | Sekolah Minggu
Halaman Utama > Renungan > Kebangkitan YESUS
Kebangkitan YESUS
Pdt. Dr. Benny Santoso, Ph.D. | Keb. II Minggu, 20 April 2003
Disadur oleh Hardi Suryadi | Tanggal Terbit : Minggu, 27/03/05

YOHANES 20 : 1 - 3
1 Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. 2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi YESUS, dan berkata kepada mereka: "TUHAN telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana IA diletakkan." 3 Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.

Pada hari Minggu pagi itu, kemungkinan besar hari Sabtu malam YESUS telah bangkit dari kubur. Sebab menurut hitungan orang Yahudi, pukul enam sore adalah waktu pergantian hari. Jadi hari Sabtu malam sudah termasuk hari Minggu. Waktu pergantian hari ini berbeda dengan kita yang menghitungnya mulai pukul dua belas tengah malam.

Ketika Maria Magdalena datang ke kubur YESUS dan melihat bahwa batu yang digunakan untuk menutup pintu kubur telah terguling, ia memberitahukan hal tersebut kepada Petrus dan Yohanes. Ternyata mereka berdua tidak mengetahui, bahwa TUHAN YESUS sudah bangkit. Ketika mendengar apa yang disampaikan oleh Maria Magdalena, mereka berlari ke kubur YESUS untuk melihat dan memastikan kebenaran berita yang dikabarkan oleh Maria. Apa yang dilakukan oleh kedua murid YESUS tersebut sebenarnya sungguh memalukan, sebab tindakan tersebut membuktikan bahwa mereka tidak memahami ajaran TUHAN dengan baik. Padahal YESUS sendiri telah berulang kali mengajarkan kepada para murid, bahwa DIA akan mati, namun akan bangkit tiga hari kemudian.

MARKUS 16 : 9 - 11
9 Setelah YESUS bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, IA mula-mula menampakkan diri-NYA kepada Maria Magdalena. Dari padanya YESUS pernah mengusir tujuh setan. 10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi YESUS, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. 11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa YESUS hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.

Maria Magdalena adalah seorang yang pernah dikuasai oleh roh jahat dan telah dilepaskan oleh TUHAN YESUS. Dari hal ini kita belajar bahwa Maria Magdalena menggambarkan gereja TUHAN yang telah dilepaskan dari perbudakan setan. IA menampakkan diri kepada gereja-NYA dan memberitahukan bahwa DIA telah bangkit, DIA hidup, dan supaya kita menerima hidup di dalam DIA.

Di dalam Injil Markus ini diterangkan bahwa Maria Magdalena memberitahukan kepada murid-murid TUHAN tentang pertemuannya dengan YESUS yang telah bangkit. Tetapi sangat disayangkan mereka tidak percaya kepada pemberitaan Maria Magdalena. Hingga hari ini orang-orang Yahudi tidak percaya kebangkitan YESUS. Tetapi gereja TUHAN yang mengerti Firman-NYA akan percaya bahwa YESUS memang telah bangkit.

Gereja TUHAN harus mengerti benar bahwa kematian-NYA bukan karena DIA berdosa, tetapi IA mati karena dosa dan pelanggaran kita. Kematian-NYA di atas kayu salib membuktikan bahwa IA adalah ANAK MANUSIA yang rela mengorbankan diri-NYA untuk menanggung kutuk seluruh umat manusia. Padahal seharusnya kita, manusia berdosa, yang menanggung kutuk tersebut. Setelah IA menanggung kutuk, maka IA menanam kutuk tersebut ke dalam perut bumi, kemudian IA bangkit karena DIA adalah ANAK ALLAH yang berkuasa. Hal inilah yang harus kita aminkan. DIA telah bangkit, dan kita pun bangkit bersama-sama dengan DIA. Seperti DIA yang telah mengalahkan maut, DIA juga memberi kita kemenangan atas maut, sehingga maut tidak lagi berkuasa atas kita. Jika maut telah dikalahkan TUHAN YESUS untuk kita, maka kita juga akan dapat mengalahkan semua hal lain yang hendak menghancurkan hidup kita.

Mengapa banyak sekali orang Kristen menjadi putus asa dan tidak jarang dari mereka yang mengambil tindakan murtad atau bahkan melakukan tindakan bunuh diri? Karena mereka tidak mengerti bahwa seharusnya hidup orang Kristen itu harus selalu mengalami kemenangan. Paulus mengatakan: "kita lebih dari pada orang-orang yang menang" sehingga kita tidak dapat ditaklukkan oleh apapun atau siapapun juga. Sebab ketika kita percaya kepada YESUS, maka kita sudah bangkit bersama-sama dengan DIA.

LUKAS 24 : 13 - 16
13 Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid YESUS pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, 14 dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. 15 Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah YESUS sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. 16 Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal DIA.

Ketika TUHAN YESUS bertemu dengan murid-murid di Emaus, DIA tidak dikenali oleh mereka. Padahal dalam perjalanan itu mereka sedang membicarakan tentang kematian TUHAN. Sampai sekarang hal ini masih terjadi di kalangan orang Kristen. Banyak orang Kristen yang pergi ke Gereja, dan selalu membicarakan apa yang dilakukan TUHAN YESUS, namun mereka belum mengenal YESUS yang mereka perbincangkan. Sia-sia belaka bila orang Kristen hanya membicarakan tentang TUHAN YESUS, tetapi belum mengenal DIA. Kenalilah DIA dengan sungguh-sungguh sehingga kita merasakan kehadiran-NYA di tengah-tengah kita.

MARKUS 16 : 12
12 Sesudah itu IA menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

Inilah yang menjadi sebab mengapa TUHAN tidak dikenali oleh para murid-NYA. IA menampakkan diri kepada murid-murid dalam wajah yang lain, sebab IA telah mengenakan Tubuh Kemuliaan. Sehingga untuk dapat mengenali YESUS, murid-murid harus melihat TUHAN dengan mata rohani. Sebab hanya mata rohani sajalah yang dapat memampukan kita untuk mengenali TUHAN dalam Tubuh Kemuliaan.

Karena itu jikalau orang-orang Kristen menggunakan sudut pandang duniawi dalam beribadah, maka orang tersebut tidak akan dapat mengenali TUHAN. Untuk itu, kita harus melepaskan segala sesuatu yang bersifat duniawi dan menggantinya dengan hal-hal rohani. Dengan mata rohani, maka setiap saat kita akan dapat bertemu dengan DIA, sebab TUHAN sendiri berkata bahwa DIA akan selalu menyertai kita. DIA juga berjanji "dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-KU, disitu AKU ada di tengah-tengah mereka." Jadi kalau kita memiliki hati yang penuh Roh, maka kita akan merasakan jamahan hadirat TUHAN seperti yang telah dijanjikan-NYA kepada orang-orang percaya.

Mata rohani kita akan celik bila kita ROH KUDUS telah dicurahkan ke atas kita. Saat itu murid-murid belum mengerti atau mengenali YESUS, karena mereka belum menerima ROH KUDUS. Sebab ROH KUDUS baru turun memenuhi mereka ketika mereka berkumpul di loteng Yerusalem pada hari Pentakosta yang dicatat dalam Kisah Para Rasul pasal 2. Para Rasul dan jemaat yang dipenuhi dengan ROH KUDUS ini merupakan pola Gereja mula-mula, yaitu gereja yang dapat melihat TUHAN dalam Tubuh Kemuliaan. Kalau Gereja memakai kaca mata rohani sehingga dapat melihat TUHAN, maka gereja itu tidak akan gentar dalam menghadapi segala tantangan. Gereja yang memahami kebangkitan TUHAN merasakan kepastian bahwa YESUS akan menolong, mengajar dan menunjukkan jalan kebenaran ke manapun ia pergi dan apa saja yang ia kerjakan.

YOHANES 2 : 22
22 Kemudian, sesudah IA bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-NYA bahwa hal itu telah dikatakan-NYA, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan YESUS.

Tatkala orang-orang Yahudi menantang dan mempertanyakan wewenang YESUS saat DIA bertindak membersihkan Bait Suci yang dikotori oleh para pedagang, YESUS menjawab: "Rombak bait ALLAH ini, dan dalam tiga hari AKU akan mendirikannya kembali." Mendengar perkataan-NYA, murid-murid dan orang-orang yang ada di sekitar YESUS bertanya-tanya. Mereka menganggap bahwa yang dikatakan YESUS adalah sesuatu yang tidak mungkin. Sebab sepengetahuan mereka, untuk membangun bait ALLAH itu diperlukan waktu kurang lebih empat puluh enam tahun lamanya. Yang dimaksudkan Bait ALLAH di sini bukanlah gedung atau bangunan. Sesungguhnya bait ALLAH yang dimaksudkan oleh TUHAN YESUS adalah setiap orang yang percaya kepada-NYA. "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah Bait ROH KUDUS..." (1 Korintus 6 : 19). TUHAN YESUS membangun Bait ALLAH, yaitu orang-orang percaya sebagai Gereja TUHAN dalam jangka waktu tiga hari. Makna tiga hari adalah kebangkitan TUHAN setelah kematian-NYA selama tiga hari. Gereja TUHAN dapat berdiri karena kebangkitan TUHAN, ini berarti kalau TUHAN tidak bangkit maka Gereja TUHAN tidak akan pernah ada.

Murid-murid baru mengerti maksud YESUS tentang "bait ALLAH yang dirombak" setelah peristiwa kematian dan kebangkitan TUHAN. Jangan sampai kita tidak mengerti segala yang diucapkan TUHAN. Jika dipandang secara jasmani, memang semua yang tertulis di dalam Alkitab tidak masuk akal bagi manusia, tetapi jika dilihat secara rohani, maka kita akan melihat betapa hebatnya kuasa TUHAN.

MATIUS 12 : 40
40 Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga ANAK MANUSIA akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

Untuk menjelaskan kepada murid-murid tentang kematian dan kebangkitan-NYA, YESUS menggunakan Perjanjian Lama yang mencatat tentang Yunus yang berada di perut ikan selama tiga hari. Dengan kata lain YESUS ingin mengajarkan kepada murid-murid, bahwa bila mereka percaya Yunus dapat tetap hidup ketika berada dalam perut ikan selama tiga hari, maka mereka juga harus mempercayai DIA tinggal di perut bumi selama tiga hari dan kemudian hidup kembali. Bila kita mempercayai Yunus, tentunya kita harus mempercayai kebangkitan TUHAN, sebab YESUS lebih besar dari pada Yunus. DIA-lah yang melepaskan Yunus dari perut ikan. Secara logika, tidak mungkin ada satu manusiapun yang mampu bertahan hidup di dalam perut ikan selama tiga hari tanpa adanya oksigen. Tetapi kenyataannya Yunus setelah tiga hari di perut ikan tetap hidup. Mengapa semua itu dapat terjadi? Karena semua itu memang kuasa TUHAN, dan DIA menggunakan ikan tersebut sebagai alat.

MATIUS 27 : 62 - 66
62 Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, 63 dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari AKU akan bangkit. 64 Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-NYA mungkin datang untuk mencuri DIA, lalu mengatakan kepada rakyat: IA telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." 65 Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya." 66 Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.

Imam-imam yang memusuhi TUHAN YESUS ingat perkataan YESUS, bahwa DIA akan bangkit setelah tiga hari kematian-NYA. Itulah sebabnya setelah menyalibkan TUHAN, mereka menghadap Pilatus dan mengutarakan apa yang mereka takuti. Para imam kepala mengatakan bahwa YESUS adalah si penyesat, padahal penyesat yang sesungguhnya adalah imam-imam itu sendiri karena tidak mengerti Firman. Mereka menuturkan kepada Pilatus, bahwa mereka kuatir kalau-kalau murid-murid-NYA mencuri mayat YESUS. Itu sebabnya mereka meminta agar kubur YESUS dijaga dan dimeterai.

Peristiwa kubur YESUS dijaga dan dimeterai justru merupakan hal yang sangat menguntungkan. Mengapa? Karena meskipun kubur YESUS dijaga dan dimeterai, YESUS tidak lagi di dalam kubur. Para imam meniupkan isu, bahwa mayat YESUS dicuri oleh murid-murid sebagai dalih ketidak-beradaan YESUS di dalam kubur. Padahal jika dilihat secara logika, kalau murid-murid berusaha menggulingkan batu penutup kubur tersebut, bagaimana dengan para penjaga yang menjaga kubur YESUS. Apakah para penjaga itu tidak akan bertindak? Tapi YESUS bangkit dengan menggunakan Tubuh Kemuliaan, seperti seekor kupu-kupu yang indah yang keluar dari kepompong.

YOHANES 20 : 8 - 9
8 Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. 9 Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa IA harus bangkit dari antara orang mati.

Ketika murid YESUS (Yohanes) masuk ke dalam kubur, mereka tidak menemukan mayat YESUS. Yang mereka temukan hanyalah kain kafan yang digunakan untuk membalut mayat YESUS. Setelah masuk ke dalam kubur dan melihat bahwa tidak ada mayat, barulah mereka percaya. Percaya yang demikian ini adalah percaya yang timbul oleh karena melihat dengan mata jasmani, bukan dengan mata iman. Sikap yang seperti ini bukanlah suatu sikap yang disukai oleh TUHAN YESUS.

Terbukti dari teguran-NYA kepada Tomas, "Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya. "TUHAN YESUS menegur Tomas yang belum mau percaya sebelum bertemu muka dengan muka dengan YESUS yang telah bangkit. Siapakah yang disebutkan oleh TUHAN" orang yang tidak melihat namun percaya"? Kita adalah orang-orang yang tidak bertemu dan melihat TUHAN yang telah bangkit dengan mata jasmani kita. Namun kita percaya akan kebangkitan TUHAN YESUS. Orang yang demikianlah yang disebut berbahagia. Oleh karena kita percaya akan kebangkitan-NYA, maka DIA memperlihatkan diri-NYA tanpa kita memintanya.

Karena murid-murid TUHAN tidak memahami isi Kitab Suci, khususnya tentang kuasa kebangkitan TUHAN, maka mereka tidak percaya kebangkitan TUHAN. Kalau kita tidak mengerti Firman yang memberitakan tentang kebangkitanNYA, maka kita tidak akan mengerti kuasa kebangkitanNYA. Akibatnya kita seringkali mengalami kekalahan dalam hidup ini. Kalau kita mau menang, mulailah belajar Firman ALLAH, sebab kemurnian FirmanNYA akan membawa kita menjadi anak TUHAN yang kuat. Gereja TUHAN memiliki hak yang luar biasa sebab berdirinya gereja diawali dengan turunnya ROH KUDUS yang memenuhi gereja.

Di dalam Yohanes 14 : 26 dijelaskan, bahwa ROH KUDUS yang dicurahkan bagi gereja TUHAN adalah "GURU" yang akan mengajarkan dan mengingatkan segala hal yang telah dikatakan oleh TUHAN YESUS kepada murid-muridNYA. Dengan bimbingan ROH KUDUS, kita akan mampu untuk mengerti Firman. ROH KUDUS akan mengajarkan kepada kita tentang kuasa kebangkitan TUHAN yang telah mengalahkan maut. DIA yang telah mengalahkan maut bagi kita, juga akan memberikan kemenangan atas segala tantangan sehingga kita tidak perlu gentar menghadapi apapun juga. Amin.