Saya ingin memberikan kesaksian atas apa yang saya alami. Pada bulan Desember 2007, telinga kanan saya mulai infeksi kembali dan mengeluarkan cairan nanah. Sebenarnya ini sudah terjadi berulang kali selama beberapa tahun. Ini adalah exceptional side effect yang berkepanjangan akibat operasi pemasangan tube yang kedua kalinya di dalam telinga saya tahun 1998, karena saya menderita “otitis externa” yang mengakibatkan pendengaran saya drop hingga separuhnya. Setiap kali ini terjadi, saya harus berobat ke spesialis THT, disedot nanahnya dan diberikan obat antibiotik. Pengobatan ini membuat pengeluaran nanah berhenti untuk sementara waktu. Namun infeksi ini terulang hampir setiap bulan. Sudah banyak spesialis THT yang saya datangi baik yang di Jakarta maupun yang di luar negeri, namun tidak ada yang mampu menyembuhkan. Penyembuhan yang saya dapatkan hanya bersifat temporer. Selama bulan Desember itu saya menolak untuk pergi ke dokter manapun dan membiarkan infeksi telinga saya begitu saja mengeluarkan cairan nanah setiap hari tanpa pengobatan apapun, karena saya sudah sangat lelah dan kecewa. Bahkan ENT Specialist yang biasa saya kunjungi di Singapore pun sudah give up dan hanya bisa mengatakan, "Don't worry, you won't die from it."
Selesai kebaktian Minggu jam kedua pada akhir Desember itu, saya memberanikan diri untuk mendatangi Bapak Pdt. Handoyo Santoso untuk minta didoakan. Ada orang yang pernah mengatakan kepada saya, bahwa menurut hitungan tanggal lahir saya, penyakit itu adalah penyakit bawaan yang akan mengikuti saya seumur hidup dan menjadi semacam “kutuk”. Namun saya menolak pernyataan itu dalam Nama TUHAN. Sebagai seorang umat Kristen, saya percaya sekali kalau TUHAN menciptakan kita semua baik adanya. Jadi tidak mungkin saya dikutuk oleh-NYA dengan penyakit seperti itu. Pdt. Handoyo menguatkan hati saya dengan mengatakan, bahwa saya pasti bisa sembuh di dalam Nama TUHAN, ini hanya masalah kecil. Dan saya sangat mengimani apa yang didoakan olehnya.
Tanggal 4 Januari 2008, saya periksa ke Mt. Elizabeth Hospital dan pada saat diendoskopi, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa mujizat TUHAN telah bekerja di dalam saya. Saya sempat merinding... Bahkan dokter pun kaget dan mengatakan selama berobat di tempatnya, hanya kali ini kondisi telinga saya begitu baik dan kering. Tidak ada infeksi dan cairan nanah sama sekali! Dan dia mengatakan, "You can go home now, no medicine was needed at all." Pertama kalinya saya pulang tanpa perlu membeli obat apa pun. Semenjak itu, tidak pernah ada setetes pun cairan nanah yang keluar dari telinga saya. Praise the Lord!
Yang ingin saya tekankan disini adalah, kuasa TUHAN melebihi siapa pun. DIA Maha Pengasih dan Penyayang. Dan tiada yang mustahil bagi DIA. Mintalah, maka engkau akan diberikan.
Semoga siapapun yang membaca kesaksian saya ini juga dikuatkan imannya. Tidak pernah ada kata terlambat untuk meminta kepada-NYA.