Anda memerlukan Adobe Flash Player yang dapat Anda download di sini.

Home | Renungan | Kesaksian | Sentuhan Kasih | Video Streaming | Audio Streaming
Profil | Cabang | Kontak | Konseling | Sekolah Minggu
Mujizat-NYA Nyata
Oleh Agustinus | Tanggal Posting : Sabtu, 03/01/09

Tahun 2007 lalu di bulan November, saya diterima bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar. Setelah masuk bekerja di perusahaan itu, ternyata saya diinstruksikan oleh owner untuk ikut serta dalam projek pertambangan yang baru akan dirintis bersama partner owner.

Setelah berjalan 8 bulan, terlihat projek jalan di tempat, dan pada bulan Juli 2008 saya dipanggil direksi dan dinyatakan akan di PHK. Setelah menerima info tersebut, malam harinya dalam keadaan yang benar benar stres saya menghubungi pak Pdt. Handoyo untuk minta doa. Pak Handoyo sebelum berdoa mengatakan, agar saya jangan kuatir, karena dalam waktu 3 bulan lagi saya akan mendapat pekerjaan baru. Setelah didoakan melalui telepon, pak Handoyo minta saya untuk ketemu lagi pada kebaktian Minggu untuk didoakan lagi.

Keesokan harinya, saya bertemu dengan owner dan saya minta jangan di PHK tetapi dimutasi ke pabrik karena saya memiliki pengalaman di pabrik. Akhirnya owner setuju dengan catatan gaji saya dikurangi.

Pada hari Minggu, saya bertemu pak Handoyo kembali untuk minta didoakan. Saya informasikan ke pak Handoyo bahwa saya tidak jadi di PHK tapi gaji saya dikurangi. Pak Handoyo berkata, bahwa posisi anak TUHAN tidak ada yang turun tapi selalu naik. Dan kembali mengatakan bahwa 3 bulan lagi saya akan mendapatkan pekerjaan baru yang gajinya lebih besar. Saya benar-benar mengaminkan apa yang dikatakan pak Handoyo dan saya tidak mengirim surat lamaran ke perusahaan manapun.

Pada bulan Oktober 2008, tiba–tiba saya ditelepon perusahaan headhunter untuk meminta saya melakukan interview dengan perusahaan asing yang sedang mencari karyawan. Setelah melewati beberapa kali interview, akhirnya pada bulan Desember 2008 saya menandatangani perjanjian kerja dengan perusahaan baru, dengan gaji yang lebih besar seperti yang telah dikatakan oleh Pdt. Handoyo Santoso.

Saya mengucap syukur atas mujizat TUHAN yang telah saya alami. Demikian kesaksian saya, mudah–mudahan dapat memberi kekuatan kepada saudara–saudara. Dalam TUHAN tidak ada yang mustahil.